Aksi Bersih-Bersih Eceng Gondok Situ Cigayonggong Kasomalang Minim Dukungan Pemdes dan Pemcam ?

0
67

Lingkarseletan.com, SUBANG-Miris, kini konidisi Danau atau Situ Cigayonggong saat ini sangat memprihatinkan.

Pasalnya, Situ yang berada di Desa Kasomalang Wetan, Kecamatan Kasomlang, Kabupaten Subang ini saat ini adalah pertumbuhan eceng gondok yang tidak bisa terbendung.

Banyaknya eceng gondok yang memenuhi permukaan perairan bisa membuat Situ menjadi dangkal.

Warga Kasomalang mengatakan, jika tidak segera diatasi, tumbuhan tersebut akan tumbuh subur dan mengganggu aktivitas wisata dilokasi tersebut.

Menurutnya, masyarakat bisa mendapat kerugian besar jika Situ Gayonggong rusak,karena fungsi ekologis terganggu.

“Kami merasa perlu melibatkan pemerintah dalam upaya penyelamatan Situ Gayonggong ini. Apa lagi situ ini merupakan iconnya desa Kasomalang Wetan sebagai tempat rekreasi atau tempat wisata, ” ucap Ani.

Saat ini, pemerintah daerah Subang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang mengajak masyarakat berpartisipasi membersihkan eceng gondok di Situ Gayonggong Kasomalang, melalui aksi Gotong Royong di lokasi Situ.

Namun aksi gotong royong yang diinisiasi BPBD Subang ini terkesan tidak mendapat dukungan positif dari pihak Pemdes, Pemcam setempat.

“Kami berharap, baik itu dari pihak pemerintah desa maupun kecamatan dan BBWS bisa mendukung kegiatan aksi bersih bersih eceng gondok ini. Sehingga kami optimistis Situ Cigayonggong ini bisa terselamatkan,” tutur salah seorang petugas BPBD kepada Lingkarseletan.com, Senin (16/7)

Lanjutnya, “untuk pembersihan enceng gondok ini, ketersedian alat dari pemerintah sangat terbatas, sementara enceng gondok tumbuhnya sangat cepat, Jadi, kami berharap kegiatan ini dapat rutin dilakukan dengan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, dampak ekonomi Situ Gayonggong sangat besar, apalagi jika dimanfaatkan menjadi kawasan pariwisata.

“Jika Situ Gayonggong ini bersih dan terjaga maka dampak ekonominya sangat besar, dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, utamanya jika dimanfaatkan menjadi kawasan pariwisata,” pungkasnya (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.