Hujan Deras, Batu Besar Longsor Tutup Jalur Sangalaherang-Curug Agung, Kalak BPBD : Butuh alat berat untuk memecah batu

0
64

Lingkarselatan,com ,SUBANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang menyampaikan jalur Sagalaherang -Curug Agung sebagai jalan alternatif yang menghubungkan Sagalaherang -Kota Subang tertutup longsor, akibatnya mengganggu arus lalu lintas di daerah itu.

“Ada longsor menutup jalan, tepatanya di wilayah perbatasan di Desa Curug Agung dan Desa Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang. Hari ini dalam penanganan BPBD dan Dinas PUPR Subang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Subang Udin Jazudin saat dihubungi, Minggu (18/2/2024)

Bencana tanah longsor dilaporkan terjadi, Minggu (18/2) sekira pukul 04.00 WIB pagi, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya menutup badan jalan

Udian juga menjelaskan bahwa saat longsor batu berukuran besar tidak bisa segera dievakuasi. Selain karena hujan deras juga karena memerlukan alat berat untuk memecah batu.

Akibat peristiwa longsor teraebut, arus kendaraan dari arah Sagalaherang menuju Curug Agung maupun sebaliknya terhambat, untuk sementara waktu jalan itu hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.

“Karena ada batu berukuran sangat besar yang terbawa longsor, hingga kini masih menutup sebagaian badan jalan. Meski kami telah berusaha untuk mengeser batu itu, tapi alat berat yang kami turunkan tidak cukup kuat untuk menggeswrnya. Satu satunya cara batu itu dipecah dulu. Untuk hari ini jalan itu baru bisa dilalui baru roda dua, untuk kendaran roda empat belum bisa. Mudah sore ini bisa dilalui,” jelasnya.

BPBD Subang mencatat jalur Curug Agung -Sagalaherang itu merupakan kawasan rawan terjadi bencana longsor, karena daerahnya perbukitan yang terdapat tebing dan jurang.

“Kami sudah memasang rambu rambu bahaya dan imbauan tentang bahaya bencana longsor sebagai peringatan kepada pengendara agar berhati hati saat melintasi jalur tersebut, terutama saat turun hujan, ” pungkasnya (Anr).

Tata (45), menambahkan tanah longsor dan batu itu terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan itu pada Minggu (18/2) sekitar pukul 21.30 WIB hingga pagi hari yang menyebabkan jalan kabupaten itu tertutup total.

Ia menyampaikan sejumlah petugas dari BPBD, TNI ,Polri ,Tagana dan warga setempat berupaya membersihkan material longsoran agar secepatnya jalan bisa dilintasi kembali.

“Kendaraan roda empat masih tidak bisa lewat, sementara kendaraan motor saja yang bisa lewat,” tuturnya (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.