Kesenian Buhun Tutunggulan Sekar Kedaton Dawuan, Tampil di Acara Refleksi Kepemimpinan Jimat -Akur, Camat Yuli Bilang Begini

Berita Pilihan

Lingkarseletan.com, SUBANG- Kesenian Tradisional Tabuh Lisung Tutunggulan “SEKAR KEDATON” Dawuan, Warnai Acara Refleksi Kepemimpinan Jimat -Akur, di halaman Kantor Kecamatan Dawuan, Selasa 6 Juni 2023.

Selaku pelindung Seni Tutunggulan Sekar Kedaton, Camat Dawuan Yuli Merdekawati berharap dengan ditampilkannya kesenian buhun tersebut selain dapat menghibur warganya agar budaya buhun ini tidak punah begitu saja, dan mengenalkan kepada generasi penerus.

Dikatakan Yuli, ada nilai nilai yang terkandung dalam kesenian tutunggulan ini, antara lain adalah gotong royong, kekompakan, kepedulian, dan ketertiban.

“Nilai lain yang terkandung di dalamnya, tanpa gotong royong menumbuknya, tidak akan ada irama benturan antar sesama penumbuk,” jelas Yuli.

Yuli menyatakan, bahwa kegiatan yang saat ini dilaksanakan merupakan salah satu kilas balik terkait kepemimpinan Jimat – Akur sebagai Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Subang.

“Roadshow Refleksi Jimat Akur merupakan kilas balik Pak Bupati dan Wakil Bupati Subang. Ini merupakan tanggung jawab yang tidak kecil bagi Pak Bupati dan Wakil Bupati atas kepemimpinannya,” sambung Yuli.

Selain itu, Yuli juga menyatakan bahwa apa yang dilakukan Kang Jimat – Akur, menjadikan sebuah Rasa memiliki yang lebih dari sekedar rasa cinta.

“Itulah yang kita rasakan kepada Kang Jimat dan Kang Akur.” ucapnya.

Hadir dalam acara itu, Bupati Subang H. Ruhimat bersama Istri Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, Wakil Bupati Agus Masykur, para kepala desa dan undangan lainnya.

Bupati Subang H. Ruhimat alias Kang Jimat mengatakan tujuan diadakannya Roadshow Refleksi Jimat-Akur ke 5 tahun selain dirinya ingin bersilaturahmi dengan warganya dan menyampaikan berbagai program yang telah, sedang dan akan dilaksanakannya

“Dengan ini, Kami yang mencoba mendekatkan diri kepada bapak ibu semua untuk bersilaturahmi sekaligus untuk menyampaikan apa yang sudah kami lakukan untuk Subang.”ucapnya.

“Tekad kami ingin maksimal untuk Subang lebih baik, membahagiakan anak anak 1,6 juta ini ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi insha Allah, saya dan Pak Wabup akan terus berusaha menuntaskan apa yang telah kita rencanakan. Mohon doanya dari warga Subang semoga diberi kelancaran dalam mewujudkan cita cita kami ini, ” sambungnya.

Ditambahkan, Kang Akur menyatakan bahwa Jimat-Akur mempunyai mimpi besar yang telah dituangkan dalam bentuk RPJMD dengan visinya adalah mewujudkan Kabupaten Subang yang bersih, maju, sejahtera dan berkarakter.

“Bersih, kami ingin mengubah reformasi yang bersih, di mana reformasi kita perbaiki dan alhamdulillah penghargaan dari pemerintah pusat terkait dengan meritrokrasi dua kali berturut-turut Kabupaten Subang mendapatkan predikat baik di tingkat nasional.”

Kang Akur pun menyampaikan terkait TPA Panembong yang sejak 2010 harus sudah pindah karena sudah tidak layak, dan pada awal kepemimpinan Jimat -Akur, TPA tersebut ke TPA Jalupang.

“Inilah komitmen kami untuk menuntaskan tentang sampah.”ujarnya

Kang Akur pun menjelaskan bahwa berbagai program pembangunan infrastruktur telah direncanakan, namun karena pandemi, akhirnya program tersebut terkendala.

“Kami anggarkan di tahun 2019 di atas 300 miliar 2020 kami berambisi dan optimis pembangunan jalan infrastruktur di Kabupaten Subang berjalan dengan baik, tetapi karena covid 19 yang terjadi selama 3 tahun, sehingga kami tidak bisa berbuat maksimal,” ungkapnya

Kang Akur juga menjelaskan terkait berbagai usaha yang Kang Jimat lakukan, hingga harus menaiki ojek online untuk dapat berkoordinasi dengan beberapa Kementerian.

“Alhamdulillah dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala, Pak Bupati ke Jakarta, tak pernah lelah dari Kementerian ke Kementerian lainnya dengan menggunakan jasa ojek online, dalam rangka apa, yaitu untuk Kabupaten subang.”pungkasnya (Adv).

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot News

Hujan Deras, Batu Besar Longsor Tutup Jalur Sangalaherang-Curug Agung, Kalak BPBD : Butuh alat berat untuk memecah batu

Lingkarselatan,com ,SUBANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang menyampaikan jalur Sagalaherang -Curug Agung sebagai jalan alternatif yang menghubungkan...

More Articles Like This