Terjawab Sudah, Akhirnya Asep Pulloh alias “Ki Bodas” Kembali Daftar Bakal Calon Kepala Desa, Usung Motto ‘CEKAS’ Jilid 3 untuk Desa Kumpay

Lingkarselatan.com, KUMPAY SUBANG- Bakal calon Kepala Desa Kumpay, Asep Pulloh yang kini akrab disapa Ki Bodas yang kini masih menjabat Kepala Desa Kumpay menunjukkan kesederhanaannya ketika mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa Kumpay pada Jumat (4/9/2026).

Dengan pakaian serba putih, Asep Pulloh berangkat dari kediamannya menuju Sekretariat Pendaftaran Calon Kepala Desa dengan didampingi sang Istri sembari menggendong cucu perempuannya.

Usai mendaftar, Asep Pulloh menyempatkan diri menyalami para warga yang berada di sekitar lokasi pendaftaran. Momen tersebut berlangsung hangat terlebih ketika para warga yang ada di sana menerima pembagian bantuan pangan yang merupakan program pemerintah pusat.

Dalam pencalonannya, Asep Pulloh membawa motto “CEKAS 3”, yang merupakan akronim dari Cageur, Endah, Kayungyun, Aman, Sabilulungan.

Motto tersebut menjadi gambaran nilai yang ingin Asep Pulloh bawa dalam membangun Desa Kumpay apabila mendapat kepercayaan masyarakat.

Kata Cageur sendiri dimaknai sebagai kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Endah berarti desa yang indah dan memiliki lingkungan yang baik. Kayungyun menekankan rasa kepedulian terhadap desa.

Sementara Aman menjadi harapan agar Desa Kumpay menjadi desa yang kondusif, dan terakhir, Sabilulungan menegaskan pentingnya gotong royong antara pemerintah desa dan masyarakat.

Asep Pulloh merupakan putra kelahiran Desa Kumpay, 12 Maret 1975. Ia saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Kumpay untuk periode 2019-2027.

Keputusannya untuk kembali mencalonkan diri bukan tanpa alasan. Ia melihat perjalanan selama delapan tahun terakhir sebagai sebuah proses panjang dalam membangun fondasi pembangunan desa.

Menurut Asep, sejak awal menjabat, pemerintah desa telah menyusun dan mendesain skema pembangunan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Dokumen tersebut menjadi pijakan dalam menerjemahkan visi dan misi pembangunan Desa Kumpay.

“2019 sampai 2027 kita sebagai incumbent sudah mencetak dan mendesain skema RPJMDes selama delapan tahun. Itu sudah dituangkan dan menjadi awal dari bentuk visi misi yang ada di Desa Kumpay,” kata Asep seusai menyerahkan berkasnya pada Jum’at (4/9/2026).

Tetapi bagi Asep, pembangunan desa bukanlah pekerjaan yang selesai hanya karena satu periode kepemimpinan berakhir. Ia juga mengakui, sejumlah program yang telah dituangkan dalam RPJMDes belum seluruhnya terealisasi 100 persen. Karena itu, ia ingin melanjutkan sejumlah program yang masih menjadi pekerjaan rumah.

Bagi Asep, keberlanjutan menjadi penting agar pembangunan yang telah dirancang tidak terputus hanya karena pergantian periode. Ia ingin apa yang sudah menjadi fondasi selama kepemimpinannya dapat terus dikembangkan pada periode berikutnya.

Gagasan itu kemudian berkaitan erat dengan sebuah motto yang telah dibangun sejak awal perjalanan politik dan kepemimpinannya di Desa Kumpay.

Asep mengatakan, motto tersebut berawal dari sebuah mimpi pada 2018. Mimpi itu kemudian dituangkan dalam visi dan misi hingga melahirkan sebuah inovasi yang menjadi identitas pembangunan Desa Kumpay.

Kini, langkah Asep menuju periode 2027-2034 dimulai dengan penyerahan berkas bakal calon kepala desa.

Di tengah penampilannya dengan iket, baju dan celana serba putih sebagai Ki Bodas, Asep membawa pesan tentang keberlanjutan.Ia tidak ingin pembangunan Desa Kumpay dimulai dari nol. Fondasi yang telah dibangun selama periode 2019-2027 ingin ia lanjutkan dengan visi Kumpay CEKAS.

Sebab bagi Ki Bodas, pembangunan desa bukan hanya tentang siapa yang memimpin, tetapi tentang bagaimana sebuah mimpi yang sudah dirancang dapat terus diwujudkan secara bertahap.

“Kapameng dilajeng, dilajengkeun, karena saya ingin melanjutkan sejumlah program yang masih menjadi pekerjaan rumah, ” ujar Asep (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *