Lingkarselatan.com, SUBANG- Bupati Subang Reynaldy menegaskan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus menjadi motor penggerak perekonomian daerah melalui penyediaan barang dan jasa yang bermutu, serta didukung oleh tata kelola perusahaan yang baik
“BUMD harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah, didukung tata kelola perusahaan yang baik akan mampu menggerakkan arah berjalannya perusahaan menuju kemanfaatan ekonomi yang berkelanjutan”ujarnya.
Keberadaan BUMD, pada dasarnya tidak hanya mengutamakan income melainkan terus berkembang mengadopsi maupun menciptakan terobosan baru, yang mampu mendongkrak produktivitas perusahaan terutama dalam kontribusinya terhadap kemakuan perekonomian daerah.
Ia meyakini bahwa capaian terbaik BUMD, dengan menggunakan sistem pengelolaan perusahaan, dengan berdasarkan asas transparansi akuntabilitas pertanggungjawaban kemandirian dan kewajaran, serta terbangunnya etos bisnis dan kinerja yang baik, sekaligus meningkatkan keyakinan para stakeholder.
“Dengan pengelolaan perusahaan yang baik, diharapkan akan terbangun kepercayaan pasar dan mendorong arus investasi yang lebih stabil dan bersifat jangka panjang,” tandas Reynldy.
Hal itu disampikan Bupati Reynaldy saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Semester II Tahun 2025 yang digelar di Aula Sari Alam Hot Spring and Resort,Kamis (29/01/2026).
Terakhir, pria yang akrab disapa Kang Rey ini menuturkan bahwa peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat membutuhkan sinergi yang kuat, baik antar-BUMD maupun antara BUMD dengan Pemerintah Daerah.
“Sinergi ini bagian upaya kita bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.Mari kita ciptakan iklim bisnis yang sehat serta bersama sama membangkitkan perekonomian Kabupaten Subang”pungkasnya.
Turut hadir dalam agenda tersebut, plt. Irda Subang, Kaban Bapenda Subang, Kabag Perekonomian Setda Subang, Kabag Hukum Setda Subang, Para Direksi dan Komisaris BUMD Subang dan Ketua TP2D (Red/*)

