Lingkarselatan.com, SUBANG- Subang Festival (Subang Fast) Volu 12 tak hanya sukses menjadi ajang hiburan tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan dan wisata di kabupaten berjuluk Kota Nanas ini.
Perputaran ekonomi selama festiva berlangsung disebut menjadi bukti bahwa agenda tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Gelaran Subang Fest) Vol.12 di gelar di Sari Ater Campervan Park, tepatanya di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, pada hari Sabtu (27/6/2026).
Bupati Subang Reynaldy mengatakan, festival tahunan tersebut bukan hanya sekedar hiburan semata, tetapi telah berkembang menjadi ruang pemberdayaan ekonomi warga dan alat promosi destinasi wisata di Subang.
“Festival Subang Fast ini menghadirkan ribuan pengunjung, tak hanya warga Subang, termasuk dari lauar daerah, seperti Bandung, Purwakarata, Karawang. Selain menjadi promosi wisata, yang utama adalah bagaimana menggerakkan ekonomi UMKM atau kerakyatan berjalan,” terang Reynaldy saat ditemui di lokasi, Sabtu sore.
Ia juga menegaskan, festival yang digelar di wilayah selatan Subang ini menjadi bukti nyata komitmennya dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada akses hiburan, seni, budaya, serta pengembangan ekonomi kreatif.
“Kehadiran ribuan pengunjung dari dalam maupun dari luar Subang menunjukkan bahwa festival, ini menjadi bukti gelaran festival ini telah menjadi agenda unggulan yang mampu menarik perhatian publik sekaligus menggerakkan ekonomi UMKM dan sektor pariwisata, ” ungkapnya.
Selain itu, Festival Subang ini bukan sekadar konser musik, melainkan wadah kampanye kepedulian lingkungan dan aksi sosial. Mengusung konsep ramah lingkungan, panitia pelaksana menjadikan botol plastik bekas sebagai tiket masuk.
“Artinya, inovasi ini tak hanya mengajak masyarakat menikmati hiburan, tetapi juga meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan,” katanya.
Ia pun memastikan festival tersebut akan terus menjadi agenda rutin selama masa kepemimpinannya.
“Insya Allah, Subang Fest selama saya menjabat akan terus ada,” tegasnya.
Suasana semakin semarak dengan penampilan musisi nasional Raim Laode yang sukses menghibur pengunjung melalui lagu lagu populernya, termasuk “Komang”.
Festival ini juga memberikan panggung bagi sejumlah band lokal asal Kabupaten Subang sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan talenta generasi muda.
Bupati yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), seluruh panitia, komunitas, sponsor, serta semua pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan Subang Fest Vol.12.
Ray juga menyampaikan bahwa apabila jumlah sampah botol plastik yang berhasil dikumpulkan mencapai 5 ton, Pemkab Subang akan menghadirkan bintang tamu spesial sesuai pilihan masyarakat pada gelaran Subang Fest edisi Desember mendatang yang rencananya bakal di gelar di wilayah Pantura, yakni di Pantai Pondok Bali. (Red)

