Lingkarselatan.com, SUBANG- Banjir rob kerap melanda Desa Mayangan, Desa Legonwetan dan Desa Tegalurung, Kecamatan Legonkulon, serta Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari.
Peristiwa ini hampit setiap tahun terjadi dan hingga saat ini pemerintah dinilai belum bisa mencari sosusi untuk mengatasi terjadinya banjir rob yang kerap menggangu aktifitas warga.
Banjir rob tersebut berakibat tidak hanya ganggu aktivitas masyarakat, tetapi merusak infrastruktur, mengganggu kesehatan dan berdampak pada perekonomian lokal.
“Pembangunan Giant Sea Wall menjadi sebuah keharusan agar banjir rob tidak terus terjadi tiap tahunnya. Giant Sea Wall bisa dibangun pemerintah pusat atau kolaborasi dengan provinsi dan kabupaten,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Subang Albert Anggara Senin (12/12/2025)
Pihaknya mendesak pemerintah segera membangun Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa untuk mengatasi banjir rob di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Subang.
“Karena masyarakat di sekitar Pantura Subang sangat membutuhkan Giant Sea Wall, karena tiap tahun daerah mereka mengalami banjir rob,”ucapnya
Menurut politisi PAN ini, kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten akan semakin mempercepat terwujudnya Giant Sea Wall. Karena, anggarannya cukup besar untuk bangun Giant Sea Wall.
“Perlu kolaborasi menangani banjir rob di Pantura Subang supaya tidak terulang tiap tahun. Pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten bagusnya berkolaborasi untuk bangun Giant Sea Wall,” ujarnya (red/*)

