Lingkarselatan.com, SUBANG- Objek wisata alam Curug Cileat, di kawasan hutan Perhutani KPH Bandung Utara, disarankan untuk ditutup sementara. Pasalnya cuaca ekstrem masih melanda wilayah Subang.
Hal itu disampikan Bupati Subang Reynaldy saat dirinya bersama Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono meninjau langsung lokasi bencana alam akibat lupan sungai di Kampung Cibago Desa Mayang, Kecamatan Cisalak pada hari Jumat (5/12/2025) siang.
Menurutnya, saran tersebut diambil demi keselamatan pengunjung saat beraktivitas dalam kawasan objek wisata, khususnya di kawasan hutan dengan kondisi cuaca ekstrem.
“Untuk saat ini kita sarankan untuk ditutup dulu. Saya juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin berwisata ke curug cileat untuk ditahan dulu. Jangan sanpai nanti ketika jauh ke mana mana ada longsor dan lainnya, kita sangat meminimalisir itu dan kita akan intruksikan kepada jajaran kita, sebelum cuaca membaik, saya rasa lebih baik ditutup dulu, hal ini tentunya demi keselamatan pengunjung,” jelas Kang Rey kepada wartawan.
Diketahui, obyek wisata Curug Cileat berada di kawasan belantara hutan dimana pintu masuk ke obeyek wisata ini tepat berada di Kampung Cibago Desa Mayang, kecamatan Cisalak.
Selain berada di kawasan belantara hutan dan jauh dari pemukiman warga, untuk sampai ke lokasi Curug Cileat pengujung harus menempuh perjalanan yang sangat menguras tenaga. Karena pengujung harus menempuh perjalanan (jalan kaki) sekitar 2 jaman dengan kondisi jalan setapak yang licin dan terjal serta tebing yang curam.(Red)

