Lingkarselatan.com, CUPUNAGARA SUBANG – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita didampingi Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, memimpin Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, pada Selasa (13/10/2026).
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, TMMD ke-130 di wilayah Kodim 0605/Subang Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.
Sasaran utama kegiatan ini adalah pembangunan jalan penghubung antara Kampung Gunung Geulis dan Kampung Cinaga sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat membuka akses transportasi masyarakat, khususnya untuk mendukung aktivitas pertanian dan mempermudah pengangkutan hasil panen.
Selain membuka akses jalan baru, pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Cupunagara juga menyasar sejumlah pembangunan lainnya, meliputi pembangunan lima unit sarana air bersih berupa bak penampungan air, rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu), perbaikan satu unit tempat ibadah, pembangunan satu unit pos keamanan lingkungan (pos kamling), serta penanaman pohon.
Dalam laporannya, Dandim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa TMMD merupakan bentuk kerja sama lintas sektoral untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Subang.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat membuka akses bagi masyarakat, khususnya para petani, dalam menjalankan aktivitas pertanian dan mengangkut hasil panen.
Dalam upacara tersebut, Bupati Subang, Kang Rey, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah berita acara TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 oleh inspektur upacara dan Dandim 0605/Subang, dengan disaksikan Danrem 063/Sunan Gunung Jati.
Dalam amanatnya, Kang Rey menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.
“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Kang Rey menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Cupunagara harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa.
“Pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Cupunagara harus kita maknai sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Ia juga berharap masyarakat dapat turut menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan melalui program TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Saya berharap masyarakat dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap seluruh hasil pembangunan TMMD ini. Karena keberhasilan pembangunan tidak diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi dari sejauh mana hasilnya dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kang Rey mengajak seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan TMMD dengan semangat optimisme dan gotong royong demi mendorong kemajuan Kabupaten Subang.
“Mari kita sambut program ini dengan semangat optimisme. Jadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Subang yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Danrem 063/Sunan Gunung Jati beserta jajaran, unsur Forkopimda Kabupaten Subang, para Kepala OPD Kabupaten Subang, jajaran Kodim 0605/Subang, para camat se-Kabupaten Subang, serta tamu undangan lainnya. (Red/*)

