Lingkarselatan.com, SUBANG- Kepala Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmy Yahya, menyampaikan bahwa pengelolaan koridor ekonomi Rebana merupakan inovasi Jawa Barat dalam membangun kawasan metropolitan berbasis perencanaan terintegrasi.
“Inovasi Jawa Barat mengelola koridor ekonomi baru telah menjadikan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi pertama di Indonesia yang memiliki badan pengelola kawasan metropolitan,” ungkap Helmy disela petemuannya dengan Bupati Subang Reynaldy.
Helmy juga menegaskan bahwa pengembangan kawasan harus dirancang secara terstruktur.
“Perkembangan Subang sebagai bagian koridor ekonomi masa depan Jawa Barat harus dibangun by design, bukan melulu berkelanjutan, ” katanya
Ia mengungkapkan tingginya minat investor terhadap Kabupaten Subang.
“Dari tujuh kabupaten/kota, Subang paling banyak diminati oleh investor,” sebut Helmy
Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung pertumbuhan industri.
“Tenaga kerja harus link and match dengan kebutuhan industri, termasuk di Subang,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kawasan Rebana melalui kolaborasi lintas sektor.
“Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mendukung dan selalu siap menyukseskan program Rebana,” tuturnya.
Rey menjelaskan bahwa Pemkab Subang terus menjaga kondusivitas wilayah guna mendorong iklim investasi yang sehat dan berdampak pada perluasan kesempatan kerja.
“Secara prinsip, kami justru berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk betul betul menjaga kondusivitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kang Rey menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam mendukung rantai pasok material proyek strategis nasional (PSN), termasuk percepatan pembangunan akses jalan tol menuju Pelabuhan Patimban sebagai penguat konektivitas kawasan Rebana.
Ia juga berharap Badan Pengelola Kawasan Rebana dapat terus memfasilitasi program afirmasi peningkatan kualitas sumber daya manusia guna memenuhi kebutuhan industri, khususnya di Kabupaten Subang.
“Kita betul-betul menanti agar Rebana ini bisa secepatnya berkembang dan memberikan dampak positif terhadap Subang,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Subang Reynaldy turut menandatangani deklarasi bersama pengembangan Kawasan Rebana (Red/*)

