Kodim 0605/Subang Bangun Jembatan Gantung Garuda di Desa Sukahurip, Capai Tahap Pengecoran, Warga: Terimakasih TNI

Lingkarselatan.com, SUBANG- Kodim 0605/Subang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan melalui pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Kampung Kepuh, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.

Kegiatan pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan sejak Minggu, 1 Februari 2026, dengan melibatkan personel TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Jembatan gantung dengan panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter ini dibangun sebagai sarana penghubung Kampung Kepuh menuju pusat Desa Sukahurip. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan menjadi jalur pendekat strategis dalam distribusi hasil produksi pertanian masyarakat Kampung Kepuh, yang selama ini terkendala akses.

Progres pembangunan jembatan memasuki tahap pengecoran. Sejumlah tahapan pekerjaan telah diselesaikan, di antaranya pembersihan lokasi dan pemerataan jalan menggunakan alat berat, penggalian pondasi, serta perakitan besi pondasi.

Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin, S.E., melalui Danramil 0512/Cijambe Lettu Inf Wartono  menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Jembatan ini sangat penting bagi warga karena menyangkut akses utama aktivitas ekonomi dan sosial. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Warga pun senang akhirnya jembatan yang dirindukannya itu kini telah dibangun untuk melintas.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Dandim dan jajaran TNI yang sudah membangun jembatan ini yang kami nanti-nantikan selama ini,” kata Yayat salah satu warga kepada wartawan

Warga senang karena jembatan ini sudah bisa menghubungkan Kp.Kepuh ke pusat desa Sukahurip.Warga juga bersyukur tidak lama lagi sudah bisa melintas dengan cepat lewat jembatan tersebut.

“Pastinya kami  bisa cepat melintas ke seberang, jadi bisa cepat ke pusat pemerintahan desa, alhamdulillah,” ujar warga.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *