Lingkarselatan.com, KASOMALANG- SUBANG- Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Subang berlangsung di Gedong Sinder, yang berada di Desa Kasomlang Kulon Kecamatan Kasomalang, Sabtu (26/9).
Turut hadir dalam acara itu Wakil Bupati Subang Agus Masykur alias Kang Akur, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan para pengurus Partai Politik lainnya.
Dalam kepengurusan baru tersebut, H. Ahmad Buhori, terpilih dan dilantik sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Subang periode 2026–2031.
Usai prosesi pelantikan, kepada awak media Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat menyampaikan bahwa momentum pelantikan tidak boleh berhenti sebatas seremoni, tetapi harus menjadi awal untuk melakukan pembenahan organisasi sekaligus membangun kembali kekuatan politik PPP di Kabupaten Subang.
Uu juga menyoroti tren penurunan perolehan suara PPP di Subang yang dalam beberapa waktu terakhir turut berdampak terhadap berkurangnya jumlah kursi partai di legislatif daerah.
“Penurunan suara ini harus menjadi perhatian serius bagi jajaran pengurus yang hari ini dilantik. Kami berharap momentum pelantikan ini tak hanya sebatas jadi ajang seremonial, akan tetapi harus menjadi titik awal untuk melakukan pembenahan organisasi partai sekaligus membangun kembali kekuatan politik PPP di kabupaten Subang,” tandas Uu.
Kepada pengurus DPC PPP Subang, Uu juga memasang target cukup jelas untuk Pemilu mendatang. Ia berharap PPP Subang mampu meraih sedikitnya satu fraksi utuh di DPRD Subang.
“Politik adalah momentum, dan momentum yang paling baik untuk PPP di Kabupaten Subang adalah hari ini. Kami menargetkan minimal meraih satu fraksi utuh, yaitu 5 kursi pada pemilu mendatang,” tegasnya.
Untuk mengejar target tersebut, Uu meminta kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ahmad Buhori segera bergerak melakukan konsolidasi internal. Menurutnya, pembenahan organisasi harus dimulai dari struktur paling bawah. Kepengurusan tingkat anak cabang, ranting hingga anak ranting harus dirapikan dan diperkuat di seluruh wilayah Kabupaten Subang.
Konsolidasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting sebelum PPP memperluas gerak melalui konsolidasi eksternal menjelang tahun politik berikutnya. Uu juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal. Ia meminta agar tidak muncul kelompok atau faksi yang dapat mengganggu jalannya organisasi.
“Soliditas internal harus menjadi harga mati. Tidak boleh ada perpecahan atau faksi-faksi di dalam tubuh partai,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepengurusan baru harus mampu membangun pola kerja yang terkoordinasi. Setiap jajaran pengurus diminta memahami garis komando organisasi dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Kepemimpinan harus satu komando dan satu perintah. Tidak ada paksi-paksi, semuanya harus satu, dan komandannya adalah ketua yang bertugas,” tambahnya.(Red)

