Lingkarselatan com, SUBANG- Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kampung Kepuh, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Rabu, 25 Februari 2026, pekerjaan telah memasuki tahap lanjutan dan difokuskan pada penyelesaian struktur utama jembatan.
Jembatan dengan panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter ini dibangun sebagai sarana penghubung Kampung Kepuh menuju pusat Desa Sukahurip. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut juga menjadi jalur strategis untuk distribusi hasil produksi pertanian masyarakat.
Sejumlah tahapan pekerjaan dasar telah diselesaikan, mulai dari pembersihan lokasi, pemerataan badan jalan, pemasangan bowplang, penggalian pondasi, hingga perakitan struktur awal. Saat ini pengerjaan difokuskan pada tahap pengecoran dan perakitan lanjutan sebagai bagian dari proses penyempurnaan konstruksi.
Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin, S.E., melalui Danramil 0512/Cijambe Lettu Inf Wartono menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat pedesaan.
“Kami terus mengoptimalkan pekerjaan di lapangan agar pembangunan berjalan lancar dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan. Semangat gotong royong yang terjalin dinilai mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung kemajuan wilayah.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Kampung Kepuh menyampaikan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran jembatan ini sangat dinantikan warga karena akan mempermudah aktivitas sehari-hari serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian menuju pusat desa. (Red/*)

