Lingkarselatan.com, SUBANG:Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Subang akan di laksanakan Tanggal 6 Desember mendatang, sebanyak 165 Desa dari 29 Kecamatan akan melaksanakan Pesta Demokrasi.
Sejarah baru untuk pilkades tahun ini, dimana pilkades akan menggunakan sistem pilkades digital. Sebuah inovasi pemerintah provinsi jawa barat yang kolaborasi dengan pemkab subang.
Pilkades digital adalah sistem Pilkades yang memanfaatkan kecanggihan teknologi mulai dari tahapan pengolahan data pemilihan, tahap pemilihan (voting) hinggal penghitungan. Sistem yang dirancang sudah sesuai standar dan sudah aplikasikan dibeberapa kabupaten mulai Tahun 2025. Pilkades yang awalnya sistem masih (hybrid) sebagian TPS (Tempat Pemungutan Sura) digital sebagian masih sistem lama (manual).
Pernyataan tersebut sempat dilontarkan Bupati Subang Reynaldi alias Kang Rey saat kegiatan Deklarasi menyampaikan bahwa sistem pilkades Digital serentak Kabupaten Subang akan dilakukan di seluruh TPS. Hal senada juga disampaikan pada kegiatan Sosialisasi Pra Pilkades digital bahwa Pilkades digital di kabupaten Subang seluruh TPS di 165 Desa. Sehingga Panitia Pilkades harus segera menyesuaikan dengan skema baru ini.
Salah satu Pegiat Desa Bung Ugi dan juga sebagai salah satu Narasumber Pilkades Digital menyampaikan Apresiasi yang tinggi kepada Bupati Subang Reynaldi yang melakukan perubahan skema baru agar pilkades digital ini dapat di lakukan di semua TPS semua Desa. Kebijakan yang putuskan sudah sesuai, karena bagaimanapun jaman sudah berubah, perkembangan teknologi terus maju.
Menurutnya, Pilkades digital adalah gerbang menuju Desa digital, karena sistem yang dirancang ini dapat dimanfaatkan saat pra pilkades hingga setelah pilkades. Karena sistemnya bisa digunakan sebagai data awal untuk Kepala Desa terpilih.
“Ini adalah sebuah inovasi dan gagasan baru untuk kemajuan Desa, khusunya di kabupaten Subang, ” ujar Bung Ugi.
Lebih lanjut kata Bung Ugi, saat ini perkembangan Subang saat mengalami kemajuan khususnya dengan adanya inevstor masuk ke wilayah Subang.
“Tentunya, saat ini kecepatan, efesiensi, efektifitas dan pelayanan hingga desa harus berimbang dan menyesuaikan perkembangam teknologi yang ada saat ini, ” terang Bung Ugi
Perlu diketahui pegiat Desa bung ugi ini bernama lengkap SUGIANTO,S.SI,.M.AP. yang menempuh pendidikan sarjana Sistem Informasi dan Magister Admnistrasi Publik di Universitas Pasundan Bandung, memiliki profesi pegiat Desa dan terus melakukan inovasi tentang Kemajuan Desa melalui penelitian tesisnya yang berjudul “Impelmentasi Kebijakan Pariwisata Berbasis Desa Wisata di DISPARPORA Kabupaten Subang”.
Bahkan beliau merasa bangga Bupati Subang masih muda, yang sangat memahami tentang anak muda khususnya yang ada di Desa. Kalau ingin Desa maju dan Mandiri maka melibatkan pemuda Desa adalah soslusinya. Sebagai anak muda dan pegiat Desa, Bung Ugi bersedia menjadi pemateri/narasumber yang berkaitan tentang Desa. (Red/*)

