Didukung Potensi Alam, Pokdarwis Desa Tambakmekar Kembangkan Wisata Arung Jeram Sungai Cigeude

Lingkarselatan.com, SUBANG- Sungai Cigeude yang terletak di Desa Tambakmekar, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang yang dikenal menyimpan pesona alam yang luar biasa saat ini mulai dilirik untuk pengembangan wisata Arung Jeram.

Di balik aliran airnya yang jernih dan deras, sungai ini memiliki potensi besar sebagai lokasi arung jeram yang menantang sekaligus memikat para pecinta wisata petualangan.

Keindahan alam yang masih alami berpadu dengan karakter sungai yang berliku dan berbatu, menjadikan Sungai Ngungup sebagai salah satu destinasi baru yang layak diperhitungkan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis ) Desa Tambakmekar H.Agus Hendra mengatakan potensi Arung Jeram di daerah itu layak dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata unggulan karena didukung oleh sumber daya alam yang memadai.

Namun, meski memiliki potensi besar pengelolaan Sungai sebagai lokasi arung jeram tetap membutuhkan perencanaan yang matang. Dalam hal ini aspek keselamatan menjadi hal utama yang harus diperhatikan.

“Untuk pengembangan wisata arung jeram ini, kita kemarin sudah survei lokasi sekaligus uji coba jalur lintasan.  Alhamdulillah, berjalan lancar, ” ujar Agus saat ditemui, Selasa (10/3)

Menurut Agus, karakter aliran Cigeude ini arus yang kuat, dipadukan dengan jeram berbatu dan tikungan tajam, ada sensasi tersendiri bagi siapa pun yang mencoba mengarunginya.Kondisi ini menjadi tantangan yang mampu memacu adrenalin sekaligus menguji ketangkasan dan kekompakan tim.

“Tak hanya itu, suara gemuruh air yang menghantam bebatuan menjadi ciri khas arus sungai Cigeude, ” ucapnya.

Sebelumnya, sungai tersebut lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari hari, seperti mandi, mencuci, serta mengairi kebun dan sawah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, potensi wisata Sungai ini mulai dilirik sebagai peluang baru untuk meningkatkan perekonomian desa.

Agus berharap pengembangan wisata arung jeram di Sungai Cigeude ini mampu  membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Mulai dari pemandu wisata, penyedia perahu karet, hingga usaha kecil atau para pelaku UMKM.

“Dengan begitu, keberadaan wisata arung jeram ini, dapat memperkenalkan Desa Tambakmekar ke khalayak yang lebih luas lagi, ” ungkapnya. (Red/*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *