Lingkarselatan.com, SUBANG – Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ny. Hj. Ega Agustine Rosyadi, hadir dan membuka secara langsung Jambore Kepemudaan 2026, pada Selasa (27/10/2026) di Aula Suhadak Yonif 312 Kala Hitam Subang.
Acara yang dilaksanakan dalam rangkaian Peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut mengangkat tema “Balik ka Imah” dan mengusung semangat Pemuda Subang Bergerak, Subang Ngabret.
Kepala Disparpora Kabupaten Subang, Dra. Nenden Setiawati, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Jambore Kepemudaan adalah untuk ajang regenerasi dan wadah pemuda untuk berkontribusi bagi daerah.
“Pemuda Kabupaten Subang siap berkontribusi untuk Kabupaten Subang. Regenerasi kita sebagai pemuda yang bersemangat dan dedikasi untuk mengabdi bagi Kabupaten Subang. Mendorong lahirnya pemuda inspiratif, inovatif, dan menjadi role model di masyarakat,” ungkapnya
Ia berharap kegiatan Jambore Kepemudaan tidak berhenti sebagai acara seremonial belaka, namun mampu memberi manfaat nyata dalam meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan Kabupaten Subang.
“Tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tapi menjadi titik awal lahirnya gagasan dan kolaborasi dalam mendukung Kabupaten Subang. Kemajuan Kabupaten Subang tidak ditentukan oleh kebijakan Pemerintah tapi keterlibatan aktif masyarakat khususnya generasi muda sebagai mitra strategis Pemerintah.” jelasnya
Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur membuka sambutannya dengan mengapresiasi gelaran Jambore Kepemudaan 2026, yang menurut Kang Akur merupakan wadah untuk meningkatkan kapasitas dan jejaring pemuda Kabupaten Subang.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Subang atas nama Bupati, apresiasi kepada Disparpora Kabupaten Subang atas kegiatan ini. Peluang bagi generasi muda Kabupaten Subang dengan jumlah 100 untuk meningkatkaan kapasitas jejaring dan pada akhirnya dapat berkontribusi bagi masyarakat sekitar dan lingkungan,” tuturnya
Ia menyoroti pemilihan tema “Balik ka Imah” yang sarat akan makna, dan berpesan pemuda Subang dapat memaknai tema tersebut tidak hanya secara harfiah untuk tidak melupakan rumah, namun juga makna filosofis yang terkandung, yaitu mengembalikan tujuan seperti pengajaran orang tua di rumah yaitu menjadi manusia bermanfaat bagi sesama.
“Kalau kita bicara balik ka imah ini, kita kembali ke rumah, adalah untuk menjadi manusia bermanfaat sesuai harapan orang tua,” terangnya
Kang Akur yang dalam sambutannya sekaligus memberikan materi tentang kepemimpinan, berkisah tentang perjalanan kariernya yang tidak lepas dari organisasi sejak usia muda.
Ia juga mencontohkan, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey, yang menjadi Bupati di usia muda.
“Sejak SD sampai SMA Saya aktif di Pramuka, PMR, dan OSIS. Di usia 27 tahun menjadi Sekretaris DPD Partai dan di usia 32 menjadi ketua fraksi DPRD. Termasuk Bupati Subang di usia 28 menjadi Bupati di Kabupaten Subang. Artinya, anda pun bisa,” jelasnya
Terakhir, Kang Akur berpesan bahwa Jambore Kepemudaan 2026 Kabupaten Subang harus menjadi ajang membangun kreativitas dan kemandirian sehingga dapat secara optimal memberi kontribusi bagi Kabupaten Subang.
“Bangun kemandirian dan kreativitas. Jangan selalu menunggu dan ingin diberi. Manfaatkan peluang yang ada.” Tegas Kang Akur menutup sambutannya dan secara resmi membuka Jambore Kepemudaan 2026.
Acara dilanjutkan dengan peninjauan lokasi Kemah Jambore Kepemudaan yang akan berlangsung hingga 28 Oktober 2026.
Turut hadir dalam acara tersebut Kasipers Yonif 312 Kala Hitam, Jajaran Disparpora Subang, dan tamu undangan lainnya. (Red/*)

