Lingkarselatan.com, JAKARTA: Bupati Subang, Reynaldy Putra menjadi pembicara dalam Gelaran Indonesia Creative Connect 2026 (Leaders Talk-Inovasi dan Regenerasi Pemimpin Muda), yang berlangsing di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta
Acara tersebut merupakan kolaborasi Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tersebut dibuka secara langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya dan diikuti oleh berbagai Kota/ Kabupaten dari seluruh Indonesia.
Dalam acara yang mengusung tema “Connecting Cities, Empowering People, Creating Impact” Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey ini hadir sebagai narasumber. Ia menceritakan kemajuan Ekonomi Kreatif Subang, salah satunya adalah dengan diselenggarakannya SubangFest setiap bulan.
Rey yang merupakan inisiator SubangFest, menginginkan SubangFest mampu menjadi identitas Subang selain sebagai lumbung pangan dan daerah industri.
“Kita punya laut dengan Pelabuhan Patimban, zona tengah dengan kuliner, zona atas dengan Tangkuban Parahu dan pemandian air panas, juga lumbung padi nomor 3 nasional. Selain industri dan lumbung padi, Saya ingin Subang dikenal menjadi Kota kreatif,” terangnya.
Ia menuturkan dalam sekali penyelenggaraan SubangFest, terdapat setidaknya 3 sektor utama yang terangkat mulai seniman lokal, perputaran UMKM, dan hiburan bagi masyarakat.
“UMKM yang terdaftar, perputaran uangnya bisa 350 juta, belum pedagang kali lima. _Manpower_nya anak-anak muda Subang untuk seniman Subang,” jelasnya
Rey yang mengaku tidak asing dengan dunia event menambahkan strategi pemasaran wisata dan budaya harus dilakukan melalui pendekatan yang tidak monoton, salah satunya melalui festival. Ia ingin wisata dan ekonomi kreatif Subang menjadi satu kesatuan.
“Pariwisata tanpa festival, omong kosong, makanya Saya ingin wisata dan ekraf jadi satu kesatuan utuh di Kabupaten Subang,” tegasnya
SubangFest adalah panggung bagi seniman lokal dan menjadikan bintang tamu sebagai bonus bagi masyarakat.
Meski demikian, animo masyarakat tetap tinggi, terlihat dari penuhnya gelaran SubangFest selama ini, yang menjadi salah satu tanda kebangkitan ekonomi kreatif Kabupaten Subang.
“Biasanya di akhir bulan, dan tidak mengumumkan artis yang tampil. Subang Insha Allah, mulai hari ini bisa terkenal karena punya industri kreatif.” Pungkas Kang Rey. (Red/*)

