Lingkarselatan.com, SUBANG- SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Subang, menggelar kegiatan Tasyakur Bi Ni’mah dan Do’a Bersama, yang berlangsung di Pendopo Abdul Wahyan, Kamis (21/05)
Acara yang diikuti oleh SDM PKH dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Subang tersebut diawali dengan pemberian santunan kepada 30 anak yatim, yang secara simbolis diserahkan kepada 5 penerima dan diserahkan secara langsung oleh Bupati Subang.
Bertajuk” Bersyukur, Bersinergi, dan Berkomitmen untuk Pelayanan Sosial yang Berkelanjutan bagi Subang Ngabret tersebut, Bupati Subang menerima penghargaan dari Perkumpulan SDM PKH Subang sebagai ucapan terima kasih SDM PKH Kabupaten Subang kepada Bupati.
Asep Alamsyah, selaku Ketua Panitia Penyelenggara mewakili SDM PKH Subang menghaturkan terima kasih kepada Bupati Subang Reynaldy atas dorongannya sehingga SDM PKH Subang diangkat sebagai PPPK.
“Jumlah pendamping yang sekarang menjadi ASN PPPK 196 orang berkat dorongan dari Bapak Bupati. Alhamdulillah, semuanya lolos kecuali yang usianya sudah tidak masuk persyatatan”terangnya
Ia menambahkan bahwa sebelum diangkat menjadi PPPK, SDM PKH Subang sudah mendapat bantuan dari Pemkab Subang, di era Bupati Reynaldy
“Alhamdulillah, di jaman beliau sebelum diangkat PPPK ada bantuan dari Pemerintah Daerah”jelasnya
Bupati Subang, menghaturkan terima kasih kepada seluruh SDM PKH, atas dedikasinya dalam mendampingi masyarakat Kabupaten Subang.
Ia menilai SDM PKH merupakan garda terdepan dalam peningkatan SDM dan pemutusan mata rantai kemiskinan.
Ia mengajak SDM PKH Subang untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk mewujdukan Subang Ngabret.
“Salah unsur untuk meningkatkan kualitas SDM, memutus rantai kemiskinan, dan menghadirkan harapan bagi masyarakat bahwa harapan itu ada, untuk mewujdukan Subang Ngabret tidak bisa Saya sendiri.Saya butuh bantuan termasuk SDM PKH,”jelasnya
Kepada 196 pendamping PKH yang tersebar di 30 Kecamatan dan telah mendampingi 55.205 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Reynaldy berpesan agar mampu menjadi kepanjangan tangan Pemerintah sehingga setiap program Pemerintah dapat sampai ke masyarakat.
“Agar bisa menjadi mata, telinga, dan kepanjangan tangan Pemerintah daerah kabupaten Subang untuk menyampaikan program, agar program dari Pemerintah Daerah dapat diinformasikan sampai pelosok Subang. Bisa menjadi pendengar keluh kesah agar Kami dapat membenahi, agar apa yang diinginkan masyarakat bisa terpenuhi.” Tutupnya. (Red/*)

