Di Subang Ada Bayi Penderita Hidrosefalus Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni, Dijenguk Kadinkes

0
18

Lingkarselatan.com, SUBANG-Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki menderita kepala membesar (hidrosefalus). Saat ini bayi tersebut tinggal bersama ibunya yang masih 14 tahun dan di Dusun Margahayu Desa Ciasem Girang, kecamatan Ciasem.

Bayi yang diberi nama Muhamad Ridwan tersebut RS Sentra Medika Karawang. Bayi itu keadaan kepalanya terus membesar sampai sekarang.

Kabar bayi yang menderita hidrosefalus itu diketahui Kepala Dinas Kesahatan Kabupaten Subang Subang dr Maxi yang lansgung menjenguk bayi tersebut di kediamannya, Jumat (7/6/2024).

Kedatangan dr Maxi bersama Kepala Dinas Sosial Subang Deden Hendriana, Kepala DP2KBP3A Subang Nunung Suryani dan Camat Ciasem selain untuk memastikan kondisi sekaligus memberikan bantuan.

Menurut dr Maxi, bayi ini lahir di RS Sentra Medika Karawang. Saat lahir belum ditemukan hal-hal yang mengarah pada kelainan seperti sekarang. Namun seminggu setelah Idul Fitri, bayi itu keadaan kepalanya terus membesar sampai sekarang

“Kami bersama-sama melihat keadaan bayi yang menderita hidrosefalus atau kepala yang membesar. Padahal, pada saat lahir, bayi ini normal,” ujarnya

Maxi menambahakan, ibu bayi, Nadia yang berusia masih 14 tahun artinya masih sangat muda sehingga perlu adanya pendampingan dalam hal bimbingan terhadap keluarga DP2KBP3A Subang.

“Kami pun melihat kondisi rumahnya yang sepertinya rumah tidak layak huni, dan mudah mudahan ketika permasalahan ini bisa kami intervensi tapi melakukan kolaborasi dari semua sektor, ” ucapnya.

Bayi bernama Muhamad Ridwan sendiri, kata Maxi, belum punya BPJS Kesehatan, karena belum memiliki identitas. Pihak desa akan bantu buat kartu keluarga (KK), sehingga segera proses mendapatkan BPJS Kesehatan.

“Keluarga ini akan dapat BPJS Kesehatan yang preminya dibayar Pemerintah Daerah Kabupaten Subang. Kalau sudah aktif BPJS Kesehatan tentu Puskesmas Ciasem akan merujuk bayi ini ke rumah sakit Siloam agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal untuk menangani penyakit yang di derita bayi tersebut,” ucapnya

Untuk penyebabnya bayi tersebut sampai menderita Hidrosefalus, banyak sekali faktornya khususnya dari Ibunya sendiri yang mengandung dalam usia remaja masih 14 tahun.

“Saya kira penyebabnya multiple, mulai dari masalah ibu yang mengandung masih terlalu muda itu berarti secara biologis organ reproduksinya belum sempurna sehingga bisa melahirkan bayi bayi yang juga berpotensi untuk memberikan penyakit-penyakit, yang kedua mungkin apa ya masalah gizi karena ibunya saya lihat kurus sekali hanya 30 kilogram lebih berat badannya,”tuturnya (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.